Koordinasi dengan Dinas.

 

 

 Stekholder meeting

Stekholder meeting dilakukan Tim Voice dengan dinas terkait bertujuan untuk Update kegiatan, perencanakan kegiatan pemberdayaan untuk penyandang disabilitas perempuan dan perempuan orang yang pernah mengalami kusta untuk mendapatkan hak-haknya, salah satunya untuk mendapatkan pelatihan menuju peningkatan kapasitas hidup perempuan difabel. Pertemuan stekholder meeting dilakukan pertama kali di dinas tenaga kerja  dan perindustrian Kabupaten Blora pada tanggal 27 Desember 2019 .Hasil audensi  antara lain :

1. Adannya kuota 2%  untuk perempuan disabilitas untuk mengikuti pelatihan keterampilan di BLK (Balai latihan kerja).

2.Adanya pelatihan jahit dan salon untuk kuota perempuan disabilitas  di BLK.

Hasil dari pelatihan BLK untuk perempuan dengan disabilitas dan perempuan orang yang pernah mengalami kusta di harapkan mereka nantinya memiliki skill/ketrampilan bisa bekerja dan berusah untuk meningkatkan taraf hidup mereka.

Pertemuan stekholder meeting yang  kedua dilaksanakan pada 16 Januari 2020 di Dinas Perdagangan,koperasi dan UMKM Blora. Pertemuan ini dilakukan ruang pertemuan dinas DINDAGKOP yang di hadiri kepal Dinas Sarmidi,SP MM dan Kepala Bidang Raharjo,ST   dan 8 orang tim DBM. Dalam pertemuan ini menghasilkan beberapa kegiatan yang akan dimasukkan dalam program kerja dinas dindagkop :

1. Adannya pelatihan tataboga untuk 20 perempuan disabilitas.

2. Tersediannya informasi pelatihan untuk perempuan disabilitas.

Difabel Blora Mustika melalui Pemerintah daerah melalui Dinas Perindustrian dan perdagangan memiliki pemahaman dan perspektif terkait isu perempuan dan disabilitas.

 

Setekholder meeting dilakukan Tim Voice 20 Februari 2020 dan 24  maret 2020 ( Dinas Sosial P3A Blora)

Difabelnews.com- DBM upayakan pemberdayaan bagi perempuan difabel dan orang yang pernah mengalami kusta (OYPMK) dengan melakukan audiensi ke Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (P3A) Kabupaten Blora. Kamis(20/02/2020)

Setelah melakukan pendataan di lapangan dan menemukan berbagai permasalahan perempuan difabel dan OYPMK maka, tim voice melakukan stakeholder meeting dengan Dinas Sosial dan P3A Kabupaten Blora terkait update kegiatan, mengupayakan pemberdayaan untuk perempuan difabel dan perempuan yang pernah mengalami kusta.

Dari pihak Dinas Sosial dan P3A Kabupaten Blora ditemui oleh Kepala Bidang Sosial Sri Widjanarsih, S.E, M.SI, Kepala Seksi Pelayanan dan Rehabilitasi Sosial Bidang Sosial yaitu Nurkholis, S.KEP, MM., dan Kepala Seksi Pemberdayaan Sosial  Bidang Sosial Sujayanto, SH, MM. “Dibutuhkan data pilah, ada data jenis difabel yang dialami apa dan kebutuhannya, supaya nanti kalau diajukan pelatihan pemberdayaan tepat sasaran”  tegas Nurkholis, S.KEP, MM.

Hasil audiensi yang dilakukan pihak Dinsos meminta data difabel peremppuan dan OYPMK untuk dimasukkan dalam daftar tunggu pelatihan yang ada di Solo sebanyak 10 orang dengan syarat yang sudah pernah mendapat pelatihan dasar.

Pihak Dinsos juga menyarankan DBM mengajukan proposal bantuan kursi roda, triport dan crutck. Untuk persyaratan pengajuan bantuan melampirkan fotokopi KTP dan KK, surat pengantar dari desa, dan foto full body dari penyandang disabilitas yang akan dimintakan bantuan.

sumber : Tim voice

 

 

 

,

 

 

ADVOCACY MEETING

29 Desember 2019

Advokasi meeting dilakukan Tim Voice serta beberapa anggota PERDIFA  dengan anggota DPRD Kabupaten Blora Komisi D Hjh.Ketut rahmah,Budi santoso dan Ahcmad aclif .Sesuai yang direncanakan dan di jadwalkan pada waktu internal meeting.  Pertemuan advokasi meeting dengan anggota DPRD menghasilkan beberapa kegiatan  untuk  perempuan dengan disabilitas dan perempuan orang yang pernah mengalami kusta. Salah satu dukungan dari anggota DPRD dari hasil advokasi mereka akan mengistruksikan kepada kepala desa untuk melibatkan perempuan difabel dan perempuan orang yang mengalami kusta  agar dilibatkan dalam kegiatan pelatihan  yang di adakan pemerintah desa.Selain mereka mendukung juga akan mengupayakan sebagian aspirasi mereka untuk kegiatan pemberdayaan perempuan difabel lewat Dinas Sosial.

  • Advokasi berbasis hak – kegiatan ini dilakukan dalam bentuk audiensi kepada dinas terkait. Perempuan penyandang disabilitas akan menjadi actor utama dalam kegiatan ini.

 

Bertempat di  gedung BAPPEDA kabupaten blora, sejumlah 7 orang aktivis dari difabel blora mustika berdialog dengan bapak mahbub dari BAPPEDA kabupaten Blora. Kegiatan diskusi santai tersebut dilaksanakan pada hari jumat (16/03) kemaren.

Kegiatan ini dilaksanakan Karena perlu adanya update kegiatan untuk merencanakan kegiatan pemberdayaan perempuan difabel dan OYPMK dan adanya jadwal dengan BAPPEDA Kabupaten Blora serta merupakan salah satu kegiatan audiensi yang dilakukan oleh rekan Difabel Blora Mustika dengan tujuan untuk mendapatkan solusi dari beberapa permasalahan yang dihadapi dilapangan.

Didalam diskusi tersebut disampaikan beberapa kendala yang dihadapi tim di lapangan. Setalah dilakukan diskusi didapatkan beberapa kesimpulan :

  • Untuk memudahkan mendapatkan data disabilitas yang ada di Kabupaten Blora dapat mengakses website : simnangkis.com/blora
  • Untuk kegiatan pemberdayaan perempuan difabel dan perempuan OYPMK bisa dengan mengajukan proposal kepada Bupati Blora dengan tembusan ke pada BAPPEDA
  • Di APBDES ada anggaran yang dialokasikan untuk pemberdayaan penyandang disabilitas yangada di desa tersebut
  • Data penyandang disabilitas yang sudah didapatkan dari lapangan bisa dikoordinasikan dengan dinas terkait untuk update data penyandang disabilitas di Kabupaten Blora
  • Jika dirasa perlu adanya audiensi, silahkan berikan pemberitahuan dengan surat kepada dinas terkait.

 

Sumber : Tim Difabel Blora Mustika

 

 

Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com