Blora 18/10/2020

Dalam rangka penyadaran publik untuk memberikan ruang kepada perempuan disabilitas dan peremuan orang yang pernah mengalami kusta (OYPMK). Difabel Blora Mustika mengadakan pertemuan dengan masyarakat di desa Karanggeneng kecamatan kunduran Kabupaten Blora. Turut Hadir dalam pertemuan perwakilan camat kunduran ,kepala desa karanggeneng,PKK dan sebagian masyarakat di Kecamatan Kunduran.

Petemuan ini di adakan DBM untuk melakukan penyadaran kepada masyarakat menerima keberadaan perempuan disabitas dan perempuan orang yang pernah mengalami kusta.Agar mereka mendapatkan ruang terlebat dalam kegiatan sosial bermasyarakat,terlibat dalam musdus,musdes agar bisa menyuarakan hak-haknya.

Kepala Desa Karanggeneng Sukardi mengatakan ” Saya mewakili warga desa karanggeneng berterimakasih sekali DBM mengadakan kegiatan Pertemuan ini bertempat di balidesa kami,Saya mengapresiasi kegiatan ini semoga saya bisa menindaklanjuti kedepannya melibatkan perempuann disabilitas dan perempuan orang yang pernah mengalami kusta terlibat dalam kegiatan dan program desa.

Ketua Difabel Blora Mustika Moh.Abdul Ghofur menyampaikan Terimaksih sekali kepada Pemerintah desa dan Kecamatan mau peduli dan membuka diri menerima keberadaan difabel perempuan dann juga akan di ikut sertakan dalam program kegiatan desa dan kecamatan,Kebetulan Desa Karanggeneng punya potensi budidaya jamur tiram,Kebetulan Kelompok yang sudah dibentuk DBM, PERDIFA (perkumpulan perempuan disabilitas dan peremuan orang yang pernah mengalami kusta ) Sudah dilatih pembuatan crispy jamur tiram. Harapannyan produk crispy jamur tiram bisa menjadi BRAND Desa Karanggeneng Kunduran di mata nasional dan internasional dikenal dengan produk crispy jamur tiram buatan peremuan difabel,Semoga pihak pemerintah desa bisa menindaklanjuti dan mengukung pemasaran produksi crispy jamur tiram PERDIFA”

Selain sesi tanyajawab dan juga pemaparan materi oleh nara sumber dari PERDIFA Kunduran, Banyak pertanyaan-pertanyaan yang dilontarkan dari ibu-ibu PKK bagaimanan cara pedekatan dan berkomunikasi degan disabilitas dengan berbagai ragam jenis diabilitas. Sriyono Sekretaris dan Tim DBM menjawab pertanyaan satu persatu dari masyarakat.Pertemuan ditutup dengan pesan dan kesan masyarakat menerima keberadaan perempuan disabiltas untuk menuju Indonesian Inklusi.

Sumber Tim DBM

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com