Blora- 16/09/2020

Pelatihan retorika di adakan Difabel Blora Mustika (DBM) di hotel MUSTIKA Blora Jln Halmahera no 03 Jetis yang di hadiri 30 orang dari 3 PERDIFA (Perkumpulan perempuan difabel dan perempuan orang yang pernah mengalami kusta) kelompok dampingan DBM Kecamatan kunduran,Banjarejo,Jepon di hadiri nara sumber dari yayasan SATUNAMA Jogjakarta yang bergerak di isu Disabilitas. Tujuan pelatihan diadakan salah satunnya untuk melatih perempuan difabel cara berbicara ,komunikasi,advokasi dan audensi ke dinas-dinas terkait untuk menyuarakan hak-hak mereka . Selain itu melatih cara mengembangkan organisasi juga membangun diri mereka agar punya rasa percaya diri. Pelatihan ini di adakan DBM agar perempuan disabilitas juga sadar akan hak-haknya, Karena selama ini mereka masih tertutup,minder,malu hal itu yang membuat aspirasi mereka tidak didengar tersampaikan ke pemerintah daerah maupun desa. Stigma diri yang pernah mereka alami tidak serta merta langsung hilang dari diri mereka. dengan mengikuti pelatihan ini ndi harapkan rasa percaya diri tumbuh dan mereka sadar bahwa perempuan disabilitas memilki hak yang sama seperti warga masyarakat lainnya tanpa adannya tindak diskriminasi. Salah satu dari mereka Bu ngatmi diri PERDIFA Kec.Jepon sangat senang sekali mengikuti pelatihan selama 3 hari “Saya senang dan bahagia karena baru pertama kali ikuti pelatihan dan juga tidur di hotel perma kali seumur hidup saya,di ajari cara berorganisasi,advokasi dan juga percaya diri mulai tumbuh beda dengan yang kemarin,setiap hari hannya mengurung diri di rumah tidak ada orang yang mendekat,tidat punya teman dan dianggap tidak bisa apa-apa.setelah mengikuti pelatihan ini saya banyak teman,saudara dan mendapatkan banyak ilmu dan pengalaman. Mendengar cerita peserta saat di wawancara Tim DBM dipenuhi rasa haru,bangga pada mereka tampak wajah senyum dan semangat. Hal ini yang membuat Tim dbm terus semangat memperjuangkan nasib perempuan difabel di kabupaten Blora.Selama pelatihan mereka ikuti sangat antusias sekali walaupun dalam pertemuan banyak berlinang air mata saat mereka mencerikan masa lalu mereka dibuli,di asingkan,di pandang sebelah mata. Ketua Difabel Blora di sesi penutupan memerikan pesan agar erap semangat kepada peremuan difabel dan juga mengajak berjuang bersama untuk pemeuhan hak-hak perempuan disabilitas menuju INDONESIA INKLUSI DISABILTAS.

Sumber : TIM DBM

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com