Blora- hari Senin,24/08/2020 kedatangan Rombongan Aktivis Difabel Blora membawa 3 Perkumpulan perempuan disabilitas dan perempuan orang yang pernah mengalami kusta yang disingkat (PERDIFA) Perwakilan dari 3 kecamatan di kabupaten Blora.Kedatangan mereka kali ini untuk audensi dan advokasi kebijakan anggaran Daerah yang berpihak pada perempuan difabel.

Hadir dalam pertemuan Kepala Bappeda Ir.Samsul Arif memimpin rapat langsung di ruang peetemuan Bappeda lantai 1.Turut hadir juga Kepala Bidang Kesra H.Mahbub Junaidi ikut mendampingi kepala Bappeda,Dalam pertemuan Ir.Syamsul arif Menyampaikan masukkan kepada Difabel Blora Mustika (DBM) untuk membenahi penataan webset Dbm dibuat untuk lebih menarik untuk menambah minat pembaca masuk di webset DBM juga tata letak berita di buat lebih simpel untuk pemirsa lebih mudah mengakses.Kepala Bappeda Juga Mendukung Keberadaan DBM sebgai wadah aspirasi dan juga keluhan Penyandang disabilitas diseluruh Kabupaten Blora untuk disampaikan ke pemerintah Daerah agar tahu dan mengerti kebutuhan penyandang disabilitas.

Masih simpang siurnya data keberadaan penyandang disabiitas menjadi topik yang menarik dalam pembahasan.Dalam kesempatan itu ada beberapa aspirasi disampaikan PERDIFA,salah satunnya menyampaikan kegiatan PERDIFA dari 3 Kecamatan memberdayakan kelompok dampingan memproduksi olahan makan lokal,kerajinan bambu dan pembuatan minuman teh kelor ,kopi mengkudu. Harapannya kedepan adannya kelompok dampingan DBM yang berupaya mandiri ada dukungan dari PEMKAB salah satunya Dinas Bappeda.Selain mengutarakan aspirasi PERDIFA dalam pertemuan audensi ini juga membahas validasi data keberadaan Disabiltas masih menjadi PR Bersama.
Dalam pertemuan itu Dbm dan Pemkab Blora bisa berkolaborasi untuk penanganan penyandang disabiltas ke depannya lebih baik lagi untuk menuju kabupaten blora inklusi dan ramah difabel.

Sumber: Tim Difabel Blora Mustika

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com