Blora – Di Era New Normal Tim DBM Blora Melakukan Kegiatan Group meeting pada Tanggal  Juli 2020 di Sekretariat DBM Kamolan Blora.

Dalam  Group meeting tersebut Tim DBM Blora membahas tentang Rumusan baru untuk perberdayaan masing-masing perdifa. Rumusan tersebut sebagai berikut :

Perdifa Banjarejo membahas Tentang  Pengembangan Usaha dan marketing Sayuran yang pernah ditanam 2 Bulan Lalu.

Perdifa Kunduran  membahas tentang kegiatan pemberdayaan untuk perempuan yang pernah mengalami kusta.

Perdifa Jepon membahas tentang Pemasaran dan Inovasi Kreasi Bambu.

Sekretaris  DBM Blora, Sriyono Abdul Qohar Mengatakan,”Group meeting ini dilaksanakan sebagai tindak lanjut  Follow Up para Perdifa Setelah Pandemi Global. ‘’

 

laksanakan sebagai langkah baru di Era New Normal untuk menuju  Tujuan Projet DBM yaitu menghilangkan Stigma Perempuan Disabilitas dan yang pernah mengalami Kusta (OYPMK) ‘’ Di Era New Normal Perlu langkah-langkah secara Aktual dan Faktual sebagai langkah kesuksesan tujuan Project”

Selain membahas Project, Tim DBM juga membahas tentang UU Disabilitas mengingat hak-hak Disabiltas belum sepenuhnya di terapkan oleh pemagku Kebijakan.

Siti Muntarin Selaku Project Officer atau pendamping Kelompok Perdifa Kunduran menambahkan Semua Aktivis Difabel harus memahami Undang-Undang tentang Disabilitas sebagai acuan melangkah untuk membelah Hak-hak Disabiltas. ‘’kami membas UU Disabilitas sebagai upaya pembela hak-hak difabel maka kita paham dulu’’ kata Difabel Daksa tersebut.

Di Group meeting tersebut Seluruh Tim dari Project Leader, Project Officer, Financial Officer, maupun Support Staff membedah tentang UU Disabiltas dari Perda sampai UU Tingkat Dunia yaitu Convention on The Right Person With Disabilit (UNCRVD)

 

TIM DBM BLORA

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com