Blora – Perkumpulan Perempuan Difabel atau PERDIFA Kecamatan Jepon  melakukan Pelatihan Anyaman Dari Bambu di Desa Sumurboto Kecamatan Jepon Pada  26 Februari 2020. Kegiatan ini dilaksanakan  Sebagai upaya Peningkatan kapasitas hidup perempuan Disabilitas melalui pelatihan  pemberdayaan kerajinan Anyaman bambu. Tim Difabel Blora Mustika mengadakan pelatihan ini agar masyarakat tahu bahwa perempuan disabilitas bisa berdaya dan berusaha dan bisa bekerja. Anggapan masyarakat yang selama ini peremuan difabel tidak bisa apa-apa dan menggantungkan orang lain salah,terbukti setelah di adakannya pelatihan mereka bisa mengikuti ,bahkan hasil karya mereka dari pelatihan sangat bagus di ungkapkan salah satu pelatih mereka.

Peserta terdiri dari 10 Perempuan Difabel  yang terdiri dari  Fisik dan mental. Kegiatan ini didampingi Tim Difabel Blora mustika dari perancangan sampai evaluasi Kegiatan.

 

 

Ibu Laminah(39) Sebagai Ketua PERDIFA JEPON mengatakan Pelatihan  ini dilakukan sebagai langkah pembedayan agar Para Perempuan Difabel nantinya Berdaya Secara Mandiri. “ kegaiatan ini kami lakukan tujuannya untuk permberdaan Mandiri PERDIFA’’ ucap Difabel Daksa tersebut

Pendamping PERDIFA JEPON, Siti Nurlaila Hanum(27) selama ini merasa kagum atas semangat para perempuan Difabel. ‘’ saya Kagum atas semangat para Perempuan Difabel mengikuti Pelatihan, selain  berani bertanya mereka juga Praktek berulang kali agar Bisa menguasai Ilmunya.’’

Anyaman yang dihasilkan berupa Dunak, Ceting, dan Ceper.  Yang harganya berupa-berupa. Harga Dunak Mulai 30.000,- sampai 50.000,- lalu Ceting 20.000,- sampai 30.000,- dan Ceper 20.000,-.

Kerjaan ini membutuhkan waktu 2 hari dan hasil Anyaman dari Bambu ini nantinya akan dijual ke Pengepul.

 

Sumber : Tim Difabel Blora Mustika

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com