Sejumlah 20 orang perempuan difabel dan perempuan Orang Yang Pernah Mengalami Kusta yang tergabung dalam program Strengthening life capacity for women and girls with disabilities persons affected by leprosy in blora regency, central java, Indonesia telah melaksanakan group meeting pada hari jumat, 17 januari 2020. 20 orang tersebut terdiri atas 10 orang dari kecamatan Banjarejo, 5 orang dari kecamatan kunduran dan 5 orang dari kecamatan jepon.

Kegiatan group meeting diawali dengan adanya sambutan dari ketua DBM kemudian dilanjutkan dengan penyampaian permasalahan yang dihadapi di lapangan oleh setiap project officer dan support staff di lapangan dari masing-masing kecamatan. Beberapa permasalahan yang dihadapi adalah

  1. Perempuan difabel dan perempuan OYPMK sebagian besar belom memiliki pekerjaan
  2. Perempuan difabel dan perempuan OYPMK sebagian besar belom memiliki ketrampilan yang bisa dimanfaatkan untuk memanfaatkan waktu luang mereka
  3. Belom adanya lapangan pekerjaan yang mempekerjakan penyandang disabilitas

Oleh karena itu, rekan-rekan yang tergabung dalam perdifa disetiap kecamatan bersama project officer dari DBM mencanangkan program untuk peningkatan kapasitas dan membangun karakter positif para perempuan difabel dan perempuan OYPMK di tiga kecamatan. Beberapa program yang direncanakan tercantum didalam rencana tindak lanjut untuk setiap kecamatan. Program tersebut dipaparkan secara langsung oleh project officer dibantu support staff untuk setiap kecamatan.

“saya merasa sangat terbantu dengan adanya kegiatan group meeting ini, dengan adanya kegiatan ini saya jadi bisa bertemu denga kawan baru yang sama-sama berusaha untuk bisa lebih percaya diri untuk bersosialisasi dengan masyarakat umum.” Ucap Mbak Gemi (salah satu peserta Group meeting).

 

Sumber : Tim Difabel Blora Mustika

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com