Semangat yang begitu membara selalu dimiliki oleh project officer dari difabel blora mustika tiap kali melakukan kegiatan pendataan perempuan difabel dan perempuan OYPMK. Kegiatan pendataan ini dilakukan untuk mendapatkan data pilah yang valid untuk dijadikan bukti dalam melakukan advokasi yang berbasis bukti.

Pendataan dilakukan sejak tanggal 09 maret hingga 21 maret 2020, dan dilakukan secara langsung dengan menemui perempuan difabel dan perempuan OYPMK. data yang didapatkan dari setiap kelompok sasaran adalah kecamatan Jepon 47 data, kecamatan banjarejo 45 data dan kecamatan kunduran 40 data. sehingga total data yang didapatkan adalah 132 data. Data yang sudah didapatkan selanjutnya akan dipilah dan dikelopokkan sesuai dengan kebutuhan yang dibutuhkan oleh perempuan difabel dan perempuan OYPMK.

“kegiatan pendataan ini kami lakukan untuk mendapatkan data sekaligus memberikan motivasi pada para perempuan difabel dan perempuan yang pernah mengalami kusta yang kami temui di desa sasaran kami.” Ujar Sofi Nurlaila Hanum selaku Project Officer dengan tugas pendataan di Kecamatan Jepon.

“Kegiatan pendataan juga digunakan sebagai tindakan untuk sinkronisasi data yang sudah ada di DBM dengan data yang ada di pemerintah desa setempat. Setelah dilakukan pendataan diharapkan selalu terjalin komunikasi antara pemerintah desa dengan DBM terkait penyandang disabilitas.” Ujar perempuan yang kerap disapa Menik selaku Support Staff dari DBM untuk wilayah Kecamatan Jepon.

 

Sumber : Tim Difabel Blora Mustika

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com